AKU TIKUNG KAMU DISEPERTIGA MALAM

Sudah 1 tahun berlalu tanpamu, aku merasakan bahkan sangat merasakan bagaimana hidup tanpamu. Aku tahu berat sekali untuk melangkah ke kehidupan yang baru, bagaimana aku bisa melupakanmu karena 1 tahun bersamamu sangatlah berarti untukku, kamu telah membuat hidupku menjadi bermakna dan sempurna kebahagiaanku lengkap pada saat itu. Bahagianya aku pernah bersamamu, apakah kamu tahu?
Walaupun jarak sudah memisahkan kita, tapi hatiku masih tertera namamu, ingatanku masih sangat kuat tentangmu. Aku selalu mencoba mencari tahu tentangnya akan tetapi ada perasaan cemburu ketika aku melihat kamu sedang bersamanya. Jujur saja ketika kami pacaran dulu, memang hubungan kami tidak pernah kami unggah di media sosial. Karena bagiku itu tidak penting.
Agustus 2020 rasanya aku tidak sanggup melewati bulan ini, karena banyak sekali kenangan yang pahit di bulan ini, dimana bulan tersebut menjadi awal dimana hubungan kami hancur oleh pihak ketiga. Rasanya seperti terekam kembali ingatanku di bulan ini, ingin menangis ingin berteriak bahwa aku belum bisa untuk melupakannya, aku selalu saja mengingat tentangnya. Apakah dia masih ingat kepadaku? Pertanyaan yang sangat konyol memang.
setiap selesai sholat aku selalu berdo’a kepada Allah, agar Allah membukakan pintu hatinya dan memberikan hidayah kepadanya. Aku disini sangat menyayangimu dan masih menunggu dirimu. Karena aku yakin kamu itu adalah orang baik, kamu bisa berubah menjadi lelaki yang baik serta bertanggung jawab. Aku bisa membaca fikiranmu aku tahu bagaimana kamu sayang.
Jujur aku sangat merindukanmu, ingin rasanya aku memelukmu kembali, mencium tanganmu berkeluh kesah bahagia bersama denganmu. Aku yakin kamu pasti masih sayang sama aku. Aku sangat yakin itu. Ya Allah tolong berikanlah kami petunjuk yang terbaik diantara yang baik. Semua ketetapanMu aku yakin sangat indah.
Disepertiga malam aku selalu mendoakanmu sayang. Aku sangat merindukanmu.
Komentar
Posting Komentar